Mulai Ngeblog (lagi)
01/15/2008,Tuesday 07:09
"Teh Obeng aja deh," kataku setelah mengamati daftar menu yg disuguhkan oleh seorang pramusaji. Beberapa menit kemudian dia datang membawa makanan pesananku plus segelas es teh manis. Karena lapar, aku yg waktu itu makan bersama seorang temanku langsung menyantap semua yg tersedia hingga ludes tak bersisa. Hingga selesai makan aku merasa masih ada satu pesananku yg belum datang, teh obeng. Aku kemudian bertanya ke temanku perihal teh obeng itu. Dia hanya tersenyum, "terus yg lo minum tadi apa?" tanyanya. "es teh manis," jawabku. "Nah itu lah teh obengnya" lanjutnya lagi. "teh obeng? yg tadi kan es teh manis doang, terus obengnya mana?" tanyaku lagi karena belum mengerti. Dia malah tertawa menjelaskan kalau sebenarnya teh obeng itu hanya nama lain dari es teh manis. Teh panas lain lagi, sebutannya adalah ‘Teh O'. Mengetahui hal itu aku pun ikut tertawa.
Itu salah satu cerita lucu yg kualami di awal-awal aku menginjakkan kaki di kota ini, Kota Batam. Beberapa hari yg lalu (Senin, 07/01/2008) akhirnya aku meninggalkan Jakarta, setelah empat tahun lebih menetap di sana. Banyak kenangan indah yg tidak akan terlupakan selama di Jakarta. Banyak teman yg akan selalu terkenang kemana pun aku pergi, termasuk teman-teman yg akrab melalui dunia maya. Aku pasti akan merindukan Jakarta dengan segenap hiruk-pikuknya. Untuk Blogger Jakarta, thank you so much for everything *mudah-mudahan sempat bikin postingan tentang Kopdar Perpisahan*
Kembali ke Batam, ternyata kota ini sangat indah. Sebelum mendarat di Bandara Hang Nadim, dari atas akan tampak Pulau Batam di antara gugusan pulau-pulau lainnya. Warnanya yg kehijauan menandakan kalau sebagian wilayah pulau ini masih alami belum terjamah oleh manusia. Begitu pun ketika meninggalkan areal bandara menuju ke pusat kota, di kiri-kanan jalan akan tampak hutan yg sesekali diselingi kompleks perumahan.
Pemandangan yg kontras akan tampak ketika memasuki pusat kota. Pusat perbelanjaan, restoran, café, pusat hiburan, dan hotel berbintang bertebaran dimana-mana. Wilayahnya yg berbukit-bukit akan menambah keindahan kota, terutama di waktu malam dimana kita bisa menikmati kerlap-kerlip lampu dari ketinggian, termasuk pemandangan Kota Singapura yg tampak jelas dari lokasi-lokasi tertentu. Jalanan yg cukup lebar dengan jumlah kendaraan yg tidak terlalu banyak menyebabkan kota ini bebas dari kemacetan. Kendaraan pribadi sepertinya menjadi barang wajib di kota ini mengingat jumlah angkutan umumnya yg sangat terbatas dan hanya menjangkau daerah tertentu saja. Alternatif lain hanya ada taksi dan ojek motor yg tarifnya berkali-kali lipat dengan tarif ojek di Jakarta. Sekali jalan dengan jarak yg tidak terlalu jauh tarifnya antara 15.000 hingga 25.000 rupiah. Taksi pun tidak berbeda jauh. Sebagian besar taksi di sini beroperasi tanpa argo, sehingga tarifnya tergantung pada hasil negosiasi antara sopir dan calon penumpang. Berbeda dengan Jakarta, kendaraan pribadi berplat hitam pun dapat difungsikan sebagai taksi di Batam. Bedanya lagi, taksi di sini meskipun sudah memiliki penumpang tetap bisa menaikkan penumpang lain di jalan sampai taksinya penuh.
Seminggu pertama di Batam kuhabiskan untuk berburu kost-kostan di sela-sela aktifitas kantor. Setelah berkeliling kesana kemari, akhirnya kutemukan tempat kost murah dengan fasilitas yg sangat lumayan di sebuah daerah yg bernama Tiban. Meskipun letaknya agak keluar kota, suasananya yg masih sangat alami, tenang, dan jauh dari keramaian membuat aku betah di kostan baruku ini. Di waktu malam masih kedengaran suara jangkrik dan kodok bersahutan. Di waktu pagi suara kokok ayam menjadi alarm alami yg membangunkanku dari tidur yg nyenyak. Cuaca dingin di waktu pagi kadang membuat aku enggan untuk beranjak dari tempat tidur. Cuaca di kota ini memang tidak beraturan. Di siang hari cuaca sangat panas, tetapi hujan bisa turun setiap saat tanpa peduli sedang musim hujan atau musim kemarau.
Batam Centre
Minggu pertama aku kebagian tugas di Terminal Ferry International Batam Centre. Tempat ini merupakan salah satu pintu keluar-masuk Pulau Batam ke/dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Setiap hari ribuan penumpang berlalu lalang di tempat ini. Tugasku sendiri adalah memantau barang bawaan mereka melalui mesin x-ray untuk memastikan mereka tidak membawa barang-barang yg bertentangan dengan peraturan yg berlaku di Indonesia. Karena keterbatasan personil kadang aku harus stand-by dari keberangkatan first ferry jam enam pagi sampai kedatangan last ferry jam sebelas malam. Benar-benar jam kerja yg sangat tidak wajar. Oh ya, Batam Centre ini sendiri merupakan nama sebuah wilayah di Batam. Wilayah ini menjadi pusat pemerintahan karena di sini lah tempat berdirinya Kantor Walikota Batam dan beberapa kantor instansi pemerintah lainnya. Di lokasi ini juga berdiri Mega Mall Batam Centre yg dihubungkan dengan jembatan penyeberangan ke terminal ferry.
Batu Ampar
Setelah Batam Centre, minggu ini aku kebagian tugas di Pelabuhan Laut Batu Ampar. Pelabuhan ini merupakan tempat sandarnya kapal-kapal besar yg mengangkut barang ekspor-impor dari Pulau Batam ke Singapura. Kalau di Batam Centre yg berlalu lalang adalah penumpang, di tempat ini justru truk-truk besar yg mengangkut kontainer berukuran besar yg mondar-mandir tanpa henti. Debu dan asap adalah pemandangan sehari-hari di tempat ini. Belum lagi teriknya matahari di siang hari yg terkadang membuat AC di ruangan tidak cukup kuat untuk menahan sengatannya. Jam kerjanya lumayan enak dibandingkan Batam Centre karena mengikuti jam kerja kantor dari jam 07.30 sampai jam 17.00 ditambah piket sekali seminggu sampai jam 23.00. Lokasi Batu Ampar yg berhadapan langsung dengan Singapura memungkinkan kita dapat melihat dengan jelas negeri jiran itu, terutama di waktu malam ketika lampu-lampu di sana mulai menyala.
Hanya itu yg sementara bisa aku ceritakan mengenai tempat baruku ini. Lumayanlah sebagai cerita pembuka setelah berbulan-bulan blog ini dibiarkan tak terurus. Sampai ketemu di cerita selanjutnya ![]()
note : gambar diambil dari sini.









24 Responses to “Mulai Ngeblog (lagi)”
huaaaaaaaaa... wahyu, welcome back! ;)

seneng engkau akhirnya bisa ngeblog lg, Nak! :D
btw, about Batam...
ehmmm... aku aja belom pernah ke sana loh, why! :D
tentang "teh O" itu udh pernah denger, sih.
tp di tempatku (Riau daratan) biasa2 aja tuh bilangnya...
cuma kalo di sini (Jakarta) bilang "es teh manis", kalo di Riau bilangnya "teh es manis".
cuma dibalik2 doank!
wakekekekek....
duh, sedih ga ikut kopdar perpisahan bareng kamu, why...
entah kapan bisa ketemu lg.
wahyuuuuuuuuuuuuuu..,, *berpelukan*
huhu, kangen neh gwe ma coretan2 loe
welkambek to blogoshpare bRo.,
wah, kapan ya aLe bisa melanglang buana seperti dirimuwh,
kyaknya hidup ini jadi seru bisa menikmati luasnya tanah air tercinta inih.
pa kabar mas ?? suporrt kata mas ale, kangen ma coretann2 nya..
udah jadi blogger batam neh..hahahah selamat atas tugas kerja baru nya..
Horeee dapet nomer 5..
gapenting.com
Mas yoeeed...met kembali di dunia kata-kata ini ya ;)
Tadi aku berharap bgt tuh udah ada fotoku majang di sini
Tp ternyata cerita kopdarnya di simpen dulu ya ^^v
Ok deh mas yoed...met kenalan dan pedekate dgn istrimu (baca: tempat
tinggalmu) yg skarang ya mas yoed..
Btw, jgn lupa 20-12-2012 dateng ke jakarta. Ada tiket emas (kalo VIP udah biasa
) khusus buat mas wahyu.

Welkambek Wahyu. Baru semalam sebut nama Wahyu waktu si Nopee telpon. Kynya nanti akan ada kopdar di Malaysia neh
hehe. Kan dah dekat. Ga da fiskal lagi.. 
gyahahaaa... dah lama ga numpang sikat gigi di sini...

kekekekkk
kyaknya asik neh, ikutan nophhh
wekekeke

Welcome back nge-blog....
Alhamdulillah.... Akhirnya datang juga... heheheee :) seperti acara di TiPi nie...
Welcome aja yak... :)
wiiiii
da jauh sekarang...
WB !!!
wah udah lama gak posting ternyata sekarang udah ada di batam
Welcome to Batam!
Tiga hari di S'pore rasanya masih ingin nglibur, tapi dikejar banyak kerjaan.
Sekarang baru merasa aneh dengan istilah Teh Obeng kan ? Besok2 pasti akan menemukan hal-hal aneh lainnya.
Kapan2 mesti ikutan kopdar ya !
Met minum teh obeng sebanyak2nya.
yaaah, belom sempet kopdaran di Jakarta, udah pindah ke batam. kopdar sama Mbak Ani deh..
welcome blog kak Wahyu, eehh welcome back....
trnyata di tempat kerja yg baru sangattt sibuk yaa kak.. tapi kyknya seruu bangett tuh.. apalagi liat indahnya negeri tetangga,,, bisa jalan-jalan dalam sekejap tuh
smangattt yaa kak
met ngeblog lagi yah .... ayo semangat lagi!!!!...cerita2 soal batam lah..udah ketemu mbak ani lom disana???
met ngeblog lagi....... selamat datang lagi
wadoh... lama banget gak muncul, ternyata sudah di batam. aku belum diajakin ke daeng tata padahal
waaaaa..
udah hampir 3 minggu di batam ya?
wahyu sehat" aja kan?
hehe..
namanya aneh ya?
teh manis aja jadi teh obeng..hehehe
wahyu..... mpe qtemu di Batam yach..... ('',)
wah, mas wahyu dah pindah ke batam...
pantas saja selama beberapa waktu menyambangi blognya blum ada cerita terbaru..
btw sukses yah di sana :-)
dan makasih masih inget leni, hehehe :-P
assalam ..
pindah ke batam toch ...
mayan seru tuch ..
dari pada debuan di jakarta ...
he...he..he..
sukses ya yu ... :)
-hf-
ass, chayoo way...kyany mnarik ni kota batam...